
Musi Rawas, 1 Mei 2026 – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang seharusnya menopang UMKM di Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, diduga diselewengkan oknum Bank Mandiri Unit Tugu Mulyo. Dugaan pungutan liar dan manipulasi data nasabah mencuat setelah sejumlah warga Kecamatan Selangit buka suara. Akibatnya, kredit macet bernilai miliaran rupiah kini terbengkalai.
Kesaksian Nasabah: Dana Dipotong Puluhan Juta
M, warga Desa Batu Gane, mengaku mengajukan KUR sebesar Rp105 juta namun hanya menerima Rp75 juta.
“Dana saya dipotong Rp30 juta oleh oknum pegawai berinisial Mks. Sekarang saya terjepit, tidak mampu bayar angsuran karena modal yang diterima tidak utuh,” ujar Sumiyanti, istri M, kepada awak media.
Kesaksian serupa disampaikan Rizal Nasihin. Ia mengaku diminta fee 10% atau sekitar Rp15 juta dari pinjaman Rp150 juta. Rizal menyebut proses survei dilakukan langsung oleh Mks bersama Kepala Cabang saat itu, berinisial Y. Ia juga menduga setoran angsuran tidak dimasukkan ke sistem oleh oknum tersebut.
Mantan Pejabat Saling Lempar Tanggung Jawab
Dikonfirmasi terpisah, para mantan pemegang kebijakan di unit tersebut justru saling melempar keterangan. H, mantan Kepala Unit, menyatakan tugasnya hanya melakukan survei lapangan (On The Spot). Ia mengklaim keputusan akhir persetujuan kredit berada di tangan Kepala Cabang saat itu, Y.
Sebaliknya, Y yang kini bertugas di salah satu unit Bank Mandiri di Kota Palembang membantah mengetahui praktik tersebut. Y menyatakan keputusan kelayakan berkas justru berada di tingkat Kepala Unit.
Kepala Cabang Baru Belum Tahu Detail
Kepala Cabang Bank Mandiri Tugu Mulyo saat ini, Priska, mengaku belum mengetahui persoalan secara mendalam karena baru menjabat.
Potensi Jerat Hukum
Jika terbukti, praktik ini berpotensi dijerat UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dana KUR bersumber dari subsidi pemerintah, sehingga setiap penyimpangan dapat dikategorikan merugikan keuangan negara.
Redaksi menegaskan laporan ini disusun berdasarkan testimoni warga yang diperkuat bukti pernyataan tertulis di atas materai.
Desakan Audit Investigatif
Minimnya transparansi memperkuat desakan agar Polda Sumatera Selatan dan Kejaksaan Tinggi segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap penyaluran KUR di Bank Mandiri Unit Tugu Mulyo.
Jangan sampai program pemberdayaan ekonomi rakyat justru dikerogoti oknum tidak bertanggung jawab, sementara nasabah kecil menanggung beban utang yang tidak mereka nikmati sepenuhnya(Supri)