• Sel. Feb 24th, 2026

Pabrik Karet Kirana Windu Diduga Cemari Udara dan Sungai Rawas Dinas DLHP Bungkam seribu Bahasa.

BySupriadi MBE

Feb 4, 2026

Muratara – Berita LBS – Perusahan Kirana Windu yang bergerak di bidang pabrik karet di wilayah Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara diduga mencemari lingkungan, menyebabkan pengendara dan warga sekitar mengeluh dengan aroma busuk yang menyengat dari pabrik tersebut.

Warga sekitar pada Selasa (03/02/2026, IJ, menyatakan bahwa aroma busuk yang berasal dari pabrik karet tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat mereka merasa tidak nyaman.

“Aromanya sangat busuk dan menyengat, membuat kami tidak bisa bernafas dengan lega,” katanya.

Ditempat terpisah, N, warga sekitar Pabrik Kirana Windu juga menyatakan bahwa pabrik Kirana Windu tidak hanya mencemari udara, tetapi juga mencemari Sungai Rawas.

“Kuat dugaan kami pabrik Kirana Windu tidak hanya mencemari udara saja, tetapi juga mencemari biota Sungai Rawas,” katanya.

N menyatakan bahwa dulu pernah terdengar masalah dugaan limbah B3 pabrik PT Kirana Windu dialirkan ke Sungai Rawas melalui lubang tikus yang dibuat oleh perusahaan sendiri, namun dapat diselesaikan secara musyawarah.

Ia yakin bahwa limbah pabrik itu dialirkan ke sungai, karena jarak penampungan limbah pabrik perusahaan Kirana Windu dari Sungai Rawas hanya berjarak lebih kurang sekitar 100 meter.

Hingga berita ini ditayangkan, Pimpinan Kirana Windu dan Dinas Lingkungan Hidup (DLHP) Muratara belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *