• Sel. Feb 24th, 2026

Kegiatan Forum CSR Muratara Menuai Sorotan, Kepala Desa Belani Kritik Absennya Pelibatan Pemerintah Desa

Muratara, Sumatera Selatan – Kegiatan Forum Komite CSR Kabupaten Musi Rawas Utara yang digelar pada 28-29 Juni 2025 di Famvida Lubuklinggau menuai sorotan tajam dari Kepala Desa Belani, Shandy Hermanto. Ia menyayangkan absennya pelibatan pemerintah desa dalam forum yang mengusung tema “Corporate Social Responsibility (CSR), Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta Social Return on Investment (SROI)” tersebut.

Shandy mengaku tidak menerima informasi apapun mengenai kegiatan itu dan menilai bahwa program CSR sebelumnya hanya sebatas formalitas tanpa tindak lanjut nyata. “Makanan bergizi gratis yang dari forum waktu itu aja gak jalan, cuma launching aja untuk iklan. Sampai sekarang ini tidak ada kelanjutan nya,” kata Shandy.

Aktivis lingkungan, Ilham Palesta, juga mengkritisi pelaksanaan Forum CSR Muratara. Ia menilai konsep pemberdayaan masyarakat yang diusung forum tersebut hanya berhenti pada tataran seremonial, tanpa dampak yang benar-benar dirasakan warga. “Tidak dilibatkannya kepala desa dan minimnya kontribusi nyata dari program CSR menjadi tanda bahwa forum ini masih bersifat formalitas dan jauh dari upaya memberdayakan masyarakat secara substansial,” ujar Ilham.

Ilham juga mempertanyakan transparansi penggunaan dana CSR dari puluhan perusahaan yang beroperasi di Muratara. “Ada sekitar 40-an perusahaan yang beroperasi di Muratara, ini semua apa kontribusinya terhadap masyarakat? Apakah benar-benar untuk masyarakat atau cuma seremoni?” cetusnya.

Ketua Forum CSR Muratara, Khawali, belum memberikan penjelasan detail mengenai siapa saja pihak yang diundang. “Besok kalau sudah selesai,” jawab Khawali singkat melalui WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *